Digitalisasi Industri F&B Bersama PT Meeber Teknologi Indonesia

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, resmi membuka EJI 2019 di Grand City Convex Surabaya Grandcity. (Foto : Wis)

Lesakan anak panah pada screen oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, resmi membuka  EJI 2019 di Grand City Convex Surabaya Grandcity.  East Java Investival (EJI) 2019 merupakan terobosan Pemprov Jatim lewat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Provinsi Jatim berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan beberapa pihak.

Digelar mulai 12-15 September 2019, EJI 2019 dimaksudkan untuk menarik minat investor sekaligus sebagai upaya mendongkrak investasi di Jatim. Event ini  juga untuk memperkenalkan dan mempromosikan berbagai peluang investasi di Jatim.Diikuti 600 peserta dan 182 stand (BUMN/BUMD se-Jatim, Franchise, Fintech, Lembaga Keuangan, Otomotif, Kuliner dan UKM). Dan PT Meeber Tekonologi Indonesia, pionir digitalisai Industri kuliner di Indonesia, turut serta memberikan warna baru bagi industri kuliner yang berbasis digital.

Dalam sambutannya, Emil Dardak panggilan akrab Wagub Jatim mengatakan, istilah investival merupakan gabungan dari festival dan investasi. “Acara ini dikemas agak beda. Pameran potensi daerah banyak Jadi ini dibarengi dengan investment. Ada OJK, BI harapannya didrive lebih ke arah investasi. Harapannya industri akan terus bertumbuh karena adanya iklim investasi dan regulasi pemerintah yang mendukung, “ujar Emil

Menurut Emil, investasi ini dapat menjadi peluang menciptakan lapangan kerja, serta mendorong adanya pertumbuhan ekonomi. Peran investasi sangat baik bagi pertumbuhan ekonomi Jatim. Apalagi kontribusi dari sektor investasi ini hampir sepertiganya dari pertumbuhan ekonomi Jatim.

BACA JUGA:  Diduga Tindakan Penipuan dan Penggelapan Uang Arisan 9,25 Milyar, Maya Angkasa Dilaporkan Anggota ‘Arisan Hoki’ Ke Polda Metro Jaya
Wagub DR H Emil Dardak bersama Rudy Hartawan CEO Meeber Teknologi Indonesia (Foto : Wis)

“Meeber menyambut gembira EJI 2019 ini. Tentunya investasi, konsumsi, dan spending pemerintah adalah tiga komponen yang bisa mendorong adanya pertumbuhan ekonomi. Kami memperkenalkan sebuah terobosan baru untuk memajukan bisnis F&B. Melalui Meeberpos, Meeberlite dan Meeberian,” ungkap Rudy Hartawan, CEO PT Meeber Tekonologi Indonesia.

Menurut Rudy, ketiga aplikasi yang berbasis tekonologi digital ini adalah jawaban atas kebutuhan percepatan pada industri kuliner di Indonesia. “Revolusi Industri 4.0 adalah sebuah keniscayaan. Para pengusaha di tuntut untuk kreatif, efektif dan efisien dalam menjalankan bisninya. Meeber, lewat ketiga aplikasinya mewujudkan semuanya itu,” tegas Rudy saat memberikan penjelasan pada Wagub Jatim.

Dalam kunjunganya ke booth Meeber, Wagub Jatim atusias saat Rudy menjelaskan  cara kerja aplikasi Meeber. Nampak kecepatan cara kerja Meeberian dan Meeberlite pada sebuah demo pemesanan. “Pak Emil langsung melihat sendiri efektifitas dari aplikasi Meeberian dan Meeberlite. Dimana kecepatan dan ketepatan sebuah pemesanan  menjadi kunci sukses di bisnis F&B. Beliau dengan seksama memperhatikan metode yang telah kami kembangkan pada aplikasi ini,” ujarnya

Bukan hanya itu, para pelaku bisnis yang berkunjung ke EJI juga berkesempatan untuk mendapatkan bantuan permodalan usaha dengan mengunjungi Booth Meeber di B14. “Di zaman digital ini, hampir-hampir tidak ada kata sulit. Teknologi maju demikian pesat dan ini harus kita manfaatkan untuk perkembangan usaha. Tentu saja semua ini menuntut kerja keras dan kerja cerdas para pelaku usaha dan PT Meeber Tekonologi Indonesia adalah solusi untuk bisnis F&B,” pungkas Rudy Hartawan.Wis

 

BACA JUGA:  BPKP NKRI Akan Lakukan Audiensi 5 Instansi Untuk Brantas KKN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *