The Voice Indonesia Season 4, Ada Genre Musik Dangdut, Melayu dan Tradisional Serta Coach Baru

Preskon The Voice Indonesia Season 4 di MNC Tower, Kebun Jeruk Jakarta Barat . (Foto : Fah)

Untuk meningkatkan kualitas tayangan menjadi program talent search terbaik pilihan pemirsa Indonesia, GTV menghadirkan The Voice Indonesia season ke-4 yang memberi warna baru pada industri musik Indonesia dan menghasilkan talenta kebanggaan Indonesia. The Voice Indonesia season 4 akan hadir mulai 29 Agustus, 2 kali seminggu, setiap Kamis dan Jumat, pukul 20.00 wib di GTV

The Voice Indonesia season 4 ini berbeda dari sebelumnya, dimana selain coach Nino, Vidi, Titi DJ dan Arman Maulana, ada penambahan coach baru yakni Isyana Saraswati. Tak hanay itu,  juga adanya perluasan genre musik yakni musik dangdut, melayu dan tradisional.

Hari Martono – Programming & Acquisition Director GTV, .(Foto.Fah)

”The Voice Indonesia terus kami evaluasi dan memutuskan season 4 ini untuk memperlebar genre musiknya dengan menghadirkan musik dangdut, tradisional dan Melayu. Tentunya The Voice Indonesia season 4 ini juga akan memperluas jangkauan penontonnya,”ujar Hari Martono selaku Programming & Acquisition Director GTV, Senin (26/8).

Irwan Hadis Marpaung, Production Dept Head GTV mengatakan bahwa dengan penambahan genre musik dalam The Voice Indonesia 4 ini animo masyarakat untuk ikut serta pastinya lebih banyak dari season sebelumnya.

“Untuk treatment khususnya dengan adanya genre dangdut, melayu dan tradisional ini, dari sisi musikalitas dan aransement nanti kita akan rubah sesuai dengan seleranya dan kita yang menentukan original dari lagu tersebut,”ungkap Irwan.

Irwan Hadis Marpaung – Production Dept Head GTV .( Foto.Fah ).

Titi DJ salah satu coach Figur senior dan Diva yang sudah lebih dahulu malang melintang di dunia musik, mengatakan bahwa dengan hadirnya music dagdut di The Voice Indonesia ini bisa melahirkan seorang Diva Dangdut. Dan tidak bisa dipungkiri dangdut itu banyak penggemarnya dan banyak sekali penyanyi – penyanyi hebat yang juga datang dari genre dangdut .

BACA JUGA:  Film Horas Amang, Gambaran Rusaknya Masa Depan Keluarga Yang Tidak Mengutamakan Nilai Nilai Budaya dan Agama

“Ini tentunya menjadikan hal yang berbeda dari The Voice di negara lain . Nyanyi dangdut itu nggak gampang dibutuhkan skil khusus dan suara yang berbeda. Kemaren itu suaranya bagus – bagus jadi tidak menutup kemugkinan menjadi juaranya,”tutur Titi DJ.

Sementara couch pendatang baru, Isyana Sarasvati, sosok yang sangat populer di kalangan para millenials. Prestasi dan daya tarik Isyana Sarasvati sebagai coach baru tidak boleh dianggap remeh. Gelar sarjana di bidang musik yang digenggamnya akan berpengaruh besar pada kontestan yang dipilihnya.

Preskon The Voice Indonesia Season 4 di MNC Tower, Kebun Jeruk Jakarta Barat . (Foto : Fah)

“Ini kesempatan yang sangat tidak terbayangkan padaku, terima kasih banget buat GTV ajakannya. Senang banget bisa bergabung bersama dengan Nino, Vidi, mbak Titi, dan Mas Arman,”ungkap Isyana.

Tahun ini, audisi off-air dilakukan di 18 kota di Indonesia, 9 kota yang sama dengan season sebelumnya dan 9 kota baru yang berbeda. Kota audisi baru seperti kota Riau, Maumere (Flores), Mataram, Gorontalo, Yogyakarta, Karawang, lndramayu, Cirebon dan Majalengka ternyata menyimpan banyak talenta yang luar biasa. Sementara itu audisi di 9 kota yang sama dengan tahun sebelumnya seperti : Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Medan, Denpasar, Makassar, Kupang dan Banjarmasin masih menghasilkan talenta-talenta suara yang tetap mempesona.Fah

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *