H.Eddy Raya Samsuri ST : Pemindahan Ibu Kota Negara RI, Bentuk Kepercayaan Penuh Pemerintah Pusat Pada Pemerintah Daerah

H. Eddy Raya Samsuri ST – Bupati Barito Selatan, Kalteng. (Foto : Fah)

Wacana pemindahan ibu kota negara memang telah menyedot perhatian banyak kalangan. Memang ada pro dan kontra, terkait dengan rencana itu. Namun tidak sedikit yang menampilkan fakta, bahwa cepat atau lambat, rencana pemindahan tersebut harus segera direalisasikan. Hal ini mengingat kondisi Kota Jakarta sebagai ibukota yang sudah tidak memadai lagi.

H.Eddy Raya Samsuri ST, Bupati Barito Selatan, Kalimantan Tengah, menyambut positif rencana tersebut. Bagi Eddy, pemindahan ini sebenarnya adalah bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada Provinsi Kalimantan Tengah.

“Kami bersyukur dan menyambut gembira terhadap rencana tersebut. Hal tersebut adalah tanda bahwa pemerintah pusat memiliki kepercayaan penuh pada pemerintah daerah. Karena, lebih dari 80 % rencana, Provinsi Kalimantan Tengah akan menjadi tempat ibukota Negara Republik Indonesia akan terwujud,” ujar Eddy Samsuri Raya usai gelaran Pertemuan Pengurus MKGR di Hotel Sultan, Jumat (12/7)

Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Foto : Istimewa)

Selain bersyukur, lanjut Eddy, tim pemindahan ibu kota harus lebih teliti dengan perencanaan yang matang. Butuh kerjasama yang baik dan profesional antara Pemerintah Pusat, Bappenas dan pemerintah Daerah serta unsur-unsur yang lain yang terkait dengan pelaksanaan pemindahan ibu kota negara tersebut. Para cerdik pandai, akademisi dan orang-orang yang punya kompetensi pada masalah ini, harus bersatu padu untuk mewujudkan rencana yang sebenarnya sudah digagas sejak zaman Bung Karno, Presiden pertama RI.

“Harapan kami, konsep, rancangan dan prototipe dari ibu kota negara ini sudah matang. Lengkap dengan hitung-hitungan detail positif negatifnya bagi perkembangan negara Indonesia. Karena dengan perencanaan yang baik, pada 2024, relisasi pemindahan ini akan benar-benar terwujud. Hal ini seperti pada negara-negara lain yang telah sukses dengan pemindahan ibu kotanya. Rata-rata mereka membutuhkan minimal 5 tahun untuk membangun infrastruktur ibu kota barunya,”papar Eddy.

BACA JUGA:  Keluarga Joko Trio Suroso Mencari Keadilan Bagi Si Lemah, Penterjemah Kerja Sama PMA dan PDAM Didakwa Korupsi
H. Eddy Raya Samsuri ST – Bupati Barito Selatan, Kalteng. (Foto : Fah)

Menurut Eddy, Kalimantan Tengah adalah pilihan tepat. Selain karena lahan yang masih tersedia, topografi wilayah juga masih hijau dan lebih bersih ketimbang Jakarta. Selain itu, pemindahan ini sesuai dengan wacana pemerataan pembangunan juga akan tercapai. Karena, Kalimatan, khususnya Kalteng selama ini diketahui sebagai lumbung energi nasional. Artinya dengan daya dukung tersebut, tidak ada lagi, keraguan atas kemampuan Kalimantan Tengah sebagai ibu kota baru negara Indonesia.

“Memang pemindahan ini dibawah bayang-bayang keterbatasan anggaran. Namun dengan perencanaan yang matang, dana 400 trilyun untuk pemindahan itu bisa diupayakan secara bertahap. Saya yakin dan percaya, pemindahan ini adalah keniscayaan bagi Republik ini,”kata Eddy.

Sekarang ini tinggal niatan untuk berubah menjadi lebih baik saja Eddy menambhakan, karena ini hajat besar, maka seluruh komponen bangsa harus bersatu padu untun mewujudkannya.

“Eksekutif, legislatif dan semua kompenen anak bangsa harus satu kata untuk merealisasikannya. Dan dibawah komando, Presiden Jokowi dan Wapres KH Amien Makruf, saya yakin rencana ini akan berjalan dengan mulus,”pungkas Eddy.Fah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *