Edwin Super Bejo, Gandeng ‘Triump’ Buka Cabang ‘Edwin’s Kupi’

Edwin Super Bejo. (Foto : Fah )

Sukses membuka gerai di Kelapa Gading dan Cinere, kini expansi bisnis Edwin Super Bejo mulai merangsek ke  tengah. Menggandeng Triump, Edwin Kupi membuka cabang ketiganya di Kawasan Jl Benda Raya No 35, Kemang, Jakarta Selatan.

Mengusung tema open atmosfer, kedai ‘T Kopi ‘ ini berada di beranda lantai 2 sebuah gedung authorize dealer Triump. Saat berada di atas,  pengunjung kedai dapat menikmati indah sunset ala Jakarta. Suasana Jl Benda yang nyaman dan relatif lenggang  memang menjadi pilihan strategis. Tempat ini juga bisa dipakai sebagai titik kumpul bagi beragam komunitas di Jakarta.

Edwin’s Kupi dalam penyajian kopi khas Aceh . ( Foto : Fah )

“Tidak seperti kebanyakan jalanan di Jakarta yang penuh sesak, jalan Benda ini relatif lebih sepi. Setelah senja hingga menjelang malam kawasan ini menyuguhkan pemandangan meyegarkan. Apalagi kita bisa melihat sekitar dari atas, nyaman untuk sekejap melepas penat usai beraktifitas,” terang Edwin.

Dengan tagline, ‘Kalo Enak Anda harus akui, Kalo nggak Enak, Mungkin Lidah Anda Sepet,’  Edwin sangat serius dengan menu yang akan disuguhkan pada pelanggannya.  “Karena saya asli Aceh, menu khas kedai adalah serba Aceh,”  ucap lelaki berkepala plontos ini.

Edwin’s Kupi atau T Kopi di Kawasan Jl Benda Raya No 35, Kemang, Jakarta Selatan. (Foto : Fah)

Edwin kemudian menunjukkan menu minuman andalan kedainya. Ada teh tarik, teh tarik telor kopi gayo, juice avocado dan masih banyak yang lainnya. Menurut Edwin, yang istimewa dari teh tarik resep alami yang ia bawa langsung dari Aceh. Untuk kopi, semua kopi murni alias single origin.

BACA JUGA:  H.R.M Bagiono, SH, MBA - Indigo Yang Sukses Jadi Produser dan Lawyer

“Kopi yang kita pakai jenis Gayo Arabica.  Kopi Arabica,memiliki bentuk biji lebih panjang. Kandungan kafein kopi Arabica juga lebih rendah, yakni 08 – 1,4 %, sehingga tidak terlalu pahit namun memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi,” jelas Edwin dengan fasih.

Edwin’s Kupi atau T Kopi tempat yang nyaman untuk kongkow. (Foto : Fah)

Ada pepatah, “De gustibus non est disputandum”, selera bukanlah sesuatu yang bisa diperdebatkan. Namun bagi Edwin kepuasan pelanggan adalah tujuan utama, untuk itu dia tidak main-main dengan menu makanan.

“Yang pertama, saya datangkan chef asli aceh. Kedua bahan-bahan kita pilih yang terbaik dan fresh. Jika kedua unsur ini kita kombinasikan yang muncul adalah cita rasa kuliner yang pas dilidah,” tegas lelaki penyuka motor gede ini dengan mantap.

Edwin bersama chef yang didatangkan dari Aceh. (Foto : Fah)

Aneka menu makanan yang menjadi andalan T Kopi ini seperti : Mie Aceh Istimewa, Martabak telor, Nasi Goreng Kambing, Roti Cane, kuetiaw seafood dan yang menjadi the best adalah Ayam tangkap.

“ Ayam Tangkap ini, ayam yang dipotong kecil dan digoreng bareng daun temurui atau daun kari. Jadi saat makan orang harus mencari-cari diantara daun temurun. Rasanya luar biasa dimakan bersama nasi, sambal dan lalapan, ”

Soal harga, kedai ini sangat kompetitif, untuk cita rasa kuliner khas Aceh, kedai ‘T Kopi’ ini terbilang reasonable alias masuk akal. Di awal kedai ini bukan mulai pukul 17.00 hingga 02.00. Tapi kedepan ada rencana buka mulai pagi hingga malam hari. Khusus untuk bulan Ramadan buka setelah buka hingga sahur. Kedai ini layak untuk dikunjungi, selain karena tempatnya yang cozy, makanan dan minumannya yang istimewa, pengunjung juga biasa berjumpa dan hangout artis-artis ibukota pelanggan T Kopi ini. Fah/Hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *