Ini Pengalaman Fifie Buntaran Catwalk Bak Ratu Sejagat

Ini Pengalaman Fifie Buntaran Catwalk Bak Ratu Sejagat

Fifie Buntaran . (Foto:Fah)

Fashion Legacy Lippo Mall Kemang menggelar sebuah fashion bertajuk ‘Love In Shanghai’ yang merupakan perpaduan moment valentine dan Tahun Baru Imlek Lebih dari 40 look ditampilkan yang terdiri dari beberapa brand dan desainer seperti Sekar Kedaton, Dhara, Okainku, Agnes Budhisurya, Alif dan KAVA. Lengkap pula dengan perpaduan sepatu dari Suteki dan Melon Shoes serta perhiasan dari Kanini dan Birru.

Fifie Buntaran saat catwalk mengenakan rancangan koleksi desainer Agnes Bushi Surya. (Foto:Fah)

Sekar Kedaton yang kosnisten dengan batiknya menampilkan 11 look yang terinspirasi dari batik peranakan yang diaplikasikan dalam bentuk cheongsam serta kebaya encim. Ini terlihat pada artis Wulan Guritno dan Shelomita yang menjadi model nya. Walaupun bernuansa oriental , namun tetap menapilkan unsure batik dalam setiap koleksinya.

Untuk Dhara menampilkan koleksi busana wanita beragam style seperti sporty hingga feminim. Untuk warnanya didominasi dengan warna merah, merah muda, orange, hitam dan putih. Total koleksi yang diperagakan 11 look dengan menggunakan bahan tenun, viscose, dobi, lace dan lainnya  yang di desain dengan A-line.

Fifie Buntaran bersama para desainer. (Foto:Fah)

Selain Wulan Guritno dan Shelomita, artis seksi Fifi Buntaran pun  juga memperagakan koleksi dari desainer Agnes Budhisurya. Fibun mengenakan kostum merah menyala yang diaplikasikan batik moderen yang terbuat dari sutera yang dikombinasi dengan brokat. Kembalinya ke catwalk menurut Fibun merasa seperti berenang di laut. “Jadi mengalir aja, sebenarnya di catwak itu kan harus dari jiwa jadi harus jadi diri kita sendiri dan percaya diri dan anggap yang lain itu cowok – cowok ganteng,”ujar nya.

Fifie Buntaran bersama para desainer. (Foto:Fah)

Dikatakannya bahwa dulu sebelum terjun kedunia entertaint yang membesarkan namanya basiknya adalah model , kini dengan acara fashion ini ia merasa kembali lagi ke model terlebih dirinya juga menjadi ikon rancangan desainer Agnes Budhisurya. “Pastinya beda ya antara catwalk dan bermain sineteron atau film , kalau catwalk kan nggak perlu skenario dan nggak perlu berbicara ataupun teriak. Disini aku jadi diriku sendiri aja,”jelas Fibun.

Wulan Guritno saat memeperagakan baju Shanghai di Fashion Legacy Lippo Kemang . (Foto.Fah)

Antara catwalk dan akting keduanya sama-sama disukainya karena keduanya berhubungan dengan art atau seni. “Namanya juga seorang seniman ya harus bisa semuanya. Foto ataupun mc juga aku suka, intinya bisa memberikan aura positif,”tandasnya.

Shelomita saat mmeperagakan baju shanghai di Fashion Legacy Lippo Kemang . (Foto.Fah)

Fifie pun menceritakan pegalaman nya dalam bercatwalk dimana dirinya seperti ratu sejagat saat berjalan di catwalk dikarenakan alas catwalk nya menggunakan kayu, sedangkan dirinya mengenakan sepatu high heels yang cukup tinggi. “Jadi pas aku jalan itu bunyi nya tak tok tak tok, ya sepertinya jadi ratu sejagat aja,tapi hati juga merasa deg – degan karenakan banyak lubang juga takut jatuh,”pungkasnya.Fah

COMMENTS