Ini Cerita Wendy Wilson Yang Pernah Dibully Oleh Teman Dan Gurunya

Wendy Wilson . (Foto:Fah)

Untuk kali pertama film yang mengangkat tentang kasus – kasus pembully-an dikisahkan dalam sebuah film yang berjudul ‘AIB #CyberBully. Film yang diproduksi oleh Surya Films dan Amani Films ini bergenre thriller horror dan diperankan artis muda berbakat. Salah satunya, Wendy Wilson yang berperan sebagai Donna. Untuk film yang kelima ini Wendy mengaku memiliki karakter yang seorang wanita pada umumnya yakni girly dan suka gosip serta banyak mengetahui info- info disekolahnya.

“Aku salah satu dari anak –anak yang nge-bully, juga banyak tahu gosip atau aib salah temannya bernama Bianca,  yang akhirnya berita itu disebar luaskan dan seluruh siswa/siswi jadi tahu tentang gosip itu,”ujar Wendy Saat ditemui premier film AIB #CyberBully di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (31/7).

Preskon film AIB #CyberBully di Plaza Senayan, Jakarta . (Foto:Fah)

Jika dalam film AIB “CyberBully ini Wendy menjadi seorang yang mem-bully namun berbeda pada kenyataan hidupnya. Ia menceritakan pengalamannya  saat duduk dibangku SD, dimana dirinya pernah dibully oleh teman sekolahnya.  Artis berdarah blasteran Inggris – Padang (Sumatera Barat) ini dibully oleh teman laki – laki nya bahwa dirinya yang keturunan ‘bule’ bertubuh pendek.

“ Waktu itu aku jadi  kepikiran dan bertanya juga dalam hati, kenapa ya aku pendek, apa aku anak tiri ya. Aku juga pernah tanya sama adik aku, kita anak angkat bukan? Adikku nanya kenapa, ya aku bilang, temenku banyak mengejek aku ini pendek, kan bule tinggi – tinggi,”terang Wendy.

Para pemain film AIB #CyberBully di Plaza Senayan, Jakarta . (Foto:Fah)

Tak hanya dibully tentang tubuhnya yang pendek namun Wendy juga pernah rambutnya di tarik hingga rontok. “Rambutnya yang rontok itu dilihatin ke aku, dan dia bilang kamu sakit kanker ya. Aku diam saja dan tidak melawan,”ungkap Wendy.

Selain itu juga Wendypun pernah ditegur oleh salah satu gurunya, dikarenakan tidak bisa menjawab pertanyaan dalam bahasa Inggris yang diberikan oleh gurunya. Gurunyapun langsung menegur Wendy dengan kata – kata yang kurang enak didengar didepan teman –temannya, sehingga membuat Wendy menjadi kepikiran terus.

“Kamu kan keturunan bule, kok nggak tahu bahasa Inggris nya apa. Disitu aku jadi mikir dan sempat nyesel juga jadi orang blasteran.Orang Indonesia aja masih belajar bahasa Indonesia, nah begitu juga aku. Lagi pula aku juga memang jarang bertemu dengan papahku karena kerja di luar negeri, jadi aku tumbuh kembangnya sama mama. Sebenarnya sih masih ngebatin samapai sekarang, cuma aku juga udah maafin ibu guruku itu,”jelasnya.

Wendy Wilson, (Foto : Fah)

Apa yang pernah dialaminya membuat Wendy selalu teringat hingga membekas di dalam hatinya hingga saat ini. Wendy mengaku sejak SMP dan SMA, iapun sudah tidak pernah lagi di bully namun ia pernah melihat orang lain yang di bully.

“Aku nggak bisa belain orang itu, karena takut juga jadi korban lagi,”kata cewek lulusan London School, Jakarta ini.

Sebagai orang yang pernah menjadi bullying, Wendy bersama para pemain film AIB #CyberBully sedang mengkampanyekan kegiatan #Stopbulliying, baik disekolah – sekolah maupun tempat lainnya.

“Aku bilang ke semua perempuan apabila dibully sama laki – laki anggap saja ia suka sama kamu dan mencari perhatian dengan cara seperti itu,”tandas Wendy yang pernah bermain disinetron Mak Ijah Pergi Ke Mekkah dan Salah Asuhan ini.

Selain Wendy Wilson Film AIB #CyberBully yang tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 2 Agustus 2018 ini juga menghadirkan bintang muda berbakat diantaranya Yuniza Icha (Sarah), Ade Ayu (Binca), Shoumaya Tazkiya (Cista), Damita Argobie (Angel), Harris Illano (Antoni), Baron Wildchut (Bondan) dan Michael Lie (Cupi).Fah

COMMENTS