Indah Darry – Perkenalkan Batik Wastra Nusantara Country Style Coboy Di Indocraft 2020

Indah Darry dengan karya busananya saat show di Indocraft 2020 di JCC, Senayan Jakarta. (Foto : Fah)

Mengusung tema “Habis Gelap Terbitlah Terang,” yang teinspirasi oleh Pahlawan Emansipasi Wanita, RA Kartini, Indah Carry membawa dua brand dalam ajang Indocraft 2020. Yang pertama adalah brandnya sendiri Yang diaplikasikan dalam karya khususnya untuk menwear. Secara konsep seperti ombak lautan yang menepi. Sementara untuk brand kedua adalah Yenni Mcken yang sangat antusias mengangkat batik khususnya untuk menwear yang banyak berkarya di USA tepatnya di Texas.

“Jadi letak keunikan dari brand tadi adalah keunikan batik yang dikombinasi dengan country sytle yang ngeblend bersama batik. Secara tampilan bisa dilihat pada sesi kedua,” ujar Indah usai show nya di Jakarta Convention Center, Senayan Jakarta, Rabu (11/3).

Busana karya Indah Darry saat di Indocraft 2020 JCC, Senayan, Jakarta. (Foto : Fah )

Untuk inspirasi, desainer yang menggemari warna hitam ini menyebutkan jika Texas memang daerah country yang terkenal dengan gaya-gaya westren koboy. Dan diluar dugaan, batik ketika digabung dengan country cut sangat digemari oleh orang-orang Texas.

“Karena itulah saya bersemangat pamerkan karya kami di pameran ini, karena jika orang Amerika saja sangat senang dengan batik, apalagi dinegara tempat batik itu berasal,” terang Indah.

Busana karya Indah Darry saat fashion show Indocraft di JCC, Senayan , Jakarta . (Foto: Istimewa)

Wanita yang bergelut dunia disainer lebih dari 20 tahun ini mengaku disetiap karyanya ia tetap memakai bahan Wastra Nusantara yang di combine dengan beberapa bahan yang mungkin sedang kekinian di dunia feysen. Itulah yang menjadi rahasia mengapa desain batik milik Indah selalu banyak peminatnya.

“Alhamdulilah, banyak juga yang memesan dan membeli karya saya. Saya pada dasarnya tetap konsen pada batik, namun bagaimana mengemas agar batik tersebut enak dan memberikan nilai tambah pada pemakai adalah sebuah tantangan. Itulah sebabnya mengapa, karya saya selalu saja ada yang menantinya,” terang Indah dengan bangga.

 

Indah Darry saat fashion show Indocraft di JCC Senayan Jakarta. (Foto : Istimewa)

Karena itu, Indah berani memadupadankan, lurik, organsa, dan taveta pada desain miliknya untuk menwear.

“Selama ini banyak yang mengaggap bahan organsa biasanya diaplikasi pada desain dan rancangan untuk wanita. Tapi nyatanya setelah saya coba, dan padupadankan, ternyata bahan organsa bagus juga jika dipakai untuk menwear,” urainya.

Total ada 10 look yang ditampilkan oleh Indah Carry pada gelaran Indocraft kali ini. Dengan kencenderungan dominasi warna-warna alam disetiap karyanya. Dan Indah menyakini potensi wastra nusantara di pasar global sangat terbuka lebar. Artinya keunikan batik yang belum banyak diketahui oleh orang luar menjadikan bahan ini sebagai sebuah daya tarik di dunia fesyen.

Busana karya Indah Darry sat show di Indocraft 2020 , JCC, Senayan, Jakarta. (Foto: Fah)

“Kebetulan beberapa saat yang lalu, saya sempat mempresentasikan batik ini di Jerman. Saya juga membawa tenun, dan responnya bagus. Bahkan buyer disana sangat antusias karena saya desain untuk winter dan spring. Artinya material wastra ini memiliki pangsa pasar yang luas, apalagi jika di kombinasi dengan bahan-bahan yang sesuai dengan negara atau daerah tujuan pemasaran,” pungkasnya Indah. Fah

COMMENTS