Perolehan Polling Beda Tipis, Untuk Sementara Waode (Baubau) Lebih Unggul Dari Agnes (Malang)

Agnes – Malang dan Waode – Baubau di Grand Final Concerts. (Foto : Fah)

Pop Academy yang telah berlangsung di Indosiar sejak bulan Oktober lalu kini memasuki penghujung kompetisi. 2 Grand Finalis yang berhasil lolos hingga ke babak akhir yakni Agnes (Malang) dan Waode (Baubau) pada Sabtu malam telah menunjukkan secara maksimal kemampuannya di Babak Grand Final Concert pada Sabtu malam (16/1).

Dewan Juri Soimah, Ariel ‘NOAH’, Mario Ginanjar dan Melly Goeslaw turut menilai penampilan 2 Grand Finalis di Grand Final Concert tersebut. Tak ketinggalan Raffi Ahmad, Irfan Hakim, Gilang Dirga, Mario dan Eda hadir memandu jalannya acara yang penuh kelucuan dan canda tawa yang mengocok perut.

Di Grand Final Concert, kedua grand Finalis menyanyikan 3 lagu diantaranya berkolaborasi dengan Dewa 19 feat Once, tribute Agnez Mo secara berturut – turut dengan genre up beat dan slow. Dan terakhir menyanyikan lagu bertemakan story my life.

Dipenampilan pertama Agnes (Malang) menyanyikan lagu ‘Pupus’ yang berkolaborasi dengan Dewa 19 feat Once menyan dan dipenampilan keduanya dilagu menyanyikan lagu ‘Bilang Saja’ (up beat) dan ‘Sebuah Rasa’ (slow) yang dipopulerkan Agnez Mo. Dewan juri memberikan kritikan dengan lagu tersbut. Salah satunya Agnez Mo yang menurutnya bahwa suara tinggi adalah bukan satu – satunya yang harus diandalkan.

Agnes (Malang) Grand Final Concert POP ACADEMY. (Foto : Fah)

“Jadi range suara yang besar tapi bukan satu – satunya, karakter yang bagus ok, tapi juga bukan satu – satunya. Dinamika lagu juga ok tapi juga bukan satu – satunya. Jadi kelebihan kamu itu suara tinggi, tapi kamu juga nggak boleh lupa bahwa yang terpenting dalam bernyanyi ‘story healing’. Jadi jangan semuanya langsung di push kedepan, ditahan supaya dinamikanya ada dan jangan takut untuk bernyanyi tanpa vibra.Karena vibra itu hanya pemanis bukan keharusan,” pesan Agnez Mo.

BACA JUGA:  Pikat Ahmad Dhani Dengan ‘I Want To Break Free’, Sandy (Jambi) Layak Jadi Superstar Di POPA

Sependapat dengan Agnez Mo, Soimah berpendapat dinamika akan terjadi bila menjiwai lagunya. Selain itu, Soimah menilai kenyaman untuk bergerak dalam bernyanyi juga hal yang terpenting.

“Baju yang kamu pakai juga penting, terutama untuk lagu yang nge-beat. Saya melihatnya agak terganggu dengan rumbaian dibelakangnya. Bajunya bagus, cuma kamu agak ketakutan untuk bergerak, mungkin takut nginjek ataupun terpleset,” terang Soimah.

Berbeda dari lagu sebelumnya, dipenampilan terakhir lagu ‘Symponi Yang Indah’ yang dipopulerkan Once Mikel mendapat pujian dari dewan juri. Menurut dewan juri Agnes (Malang) sudah menyanyikan dengan baik dan mengikuti saran dari dewan juri.

“Kalau lagu yang dinyanyikan tadi lebih terasa dinamikanya dan lebih kena,” ujar Ariel ‘noah’.

Senada dengan Ariel ‘ Noah’, Agnes Mo berkomentar bahwa penampilan Agnes (Malang) dilagu ketiga ini sangat bagus.

“Dinamikanya oke, disebelumnya yang saya bilang ada missing, nah disini kamu ada, dari dinamikanya, dari feeling-nya, trus klimaksnya juga berasa. Itu karena saran dan kritik cepat diperbaiki, itu kelebihan kamu,” urai Agnez Mo.

Waode (Baubau) Grand Final Concert POP Academy . (Foto : Fah)

Sementara Waode (Baubau) dipenampilan pertamanya menyanyikan lagu ‘Risalah Hati’ yang berkolaborasi dengan Dewa 19 feat Once. Sedangkan dipenampilan keduanya menyanyikan lagu ‘Ku T’lah Jatuh Cinta’ (up beat) dan ‘Rindu’ (slow) yang mendapatkan all standing ovation dan pujian dari dewan juri.

“Kalau disuruh pilih siapa yang bisa jadi juara itu, dia (Waode). Bukan saja dari penampilan yang ini juga penampilan 2 sebelumnya sangat nyatu sama musiknya, pesan lagunya, dinamikanya oke, kontrolnya juga bagus banget. Jadi dia (Waode), nggak cuma nyanyi, oh yang penting suara tinggi, yang penting nggak fals. Tapi dia nyanyi enjoy dan energi itu berasa ke kita yang nonton,” papar Agnez Mo.

BACA JUGA:  WOW ! Lagi Lagi AGNES (Malang) Taklukkan Seluruh Dewan Juri, Lolos Ke Babak TOP 6 POPA

Namun sangat disayangkan dipenampilan terakhir Waode (Baubau) dengan lagu ‘Bintang Kehidupan’ yang dipopulerkan oleh Nike Ardilla mendapatkan kritikan dari dewan juri, terutama dari Melly Goeslaw yang merupakan sahabat dari Nike Ardilla.

“Menyanyikan lagu ini apalagi seorang legend, setiap lagunya membuat orang tersentuh. Nah tadi kamu bawain kayak aku dimarah – marahin karena dari awal sampai akhir agak kekencengan. Bila kamu ngefans sama Agnez Mo, kamu harus mencontohnya karena dia pinter sekali membuat movie didalam sebuah lagu, digambarkan sehingga grafiknya dari pelan, samapai naik keatas dan klimaksnya dapat. Tadi aku nggak ngersa klimaks karena dari depan sudah kencang`,” jelas Melly Goeslaw.

Untuk polling sementara Waode (Baubau) diperingkat pertama dengan perolehan nilai 50.91% dan Agnes (Malang) diposisi kedua dengan perolehan nilai 49,09%.

Siapakah yang akan menjadi Superstar Pop Academy dan mendapatkan uang tunai total Rp. 650 juta, Agnes (Malang) atau Waode (Baubau) ? Saksikan Grand Final Winner Concert malam ini Minggu, 17 Januari 2021 yang disiarkan LIVE pukul 20.00 WIB dari Studio Emtek, Daan Magot, Jakarta, hanya di Indosiar !

Ayo dukung sebanyak-banyaknya melalui aplikasi dan website Lazada, atau vote melalui SMS ke 97288 dengan format: POPA (spasi) Nama Academia dengan tarif Rp 2,200/sms agar Academia favoritnya terus bertahan di panggung Pop Academy. Info lebih lanjut dapat dilihat melalui Instagram: @popacademyindosiar, TikTok: @popacademyindosiar, Facebook: Pop Academy Indosiar, Twitter: PopAcademy, Youtube: Pop Academy Indosiar, dan Website: www.indosiar.com. Fah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *