Komunitas ‘Motoran Yuk’ Gelar Ridding Kedua Kalinya Bertema ‘#Nogaspol#Nongebut’

Motoran Yuk gelar Ridding bertema #Nogaspol#Nongebut. (Foto : Fah)

Komunitas yang tergabung dalam Motoran Yuk untuk kedua kalinya menggelar Ridding motor bersama dengan tema ‘#Nogaspol #Nonngebut’. Dalam ridding yang diikuti lebih dari 100 peserta ini dengan titik kumpul di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan pada pukul 06.00 WIB. Start ridding pada pukul 6.30 WIB dengan rute Masjid Raya Pondok Indah keperempatan Lebak Bulus  belok  kiri kearah Prasetya Mulya melewati Citos, kemudian belok kiri ke Antasari, belok kanan menuju jalan Abdul Muis dan ke Venue yang diakhiri di JamboKopi (Ujung Kemang Selatan).

“Motoran Yuk terbentuk sekitar April 2018 dan pertama kali Riding adalah bulan April 2018, mengusung tema ‘Ride and Relax’. Kali ini kami mengangkat tema yang berbeda yakni ‘#Nogaspol#Nongebut’,”ujar Jhody SuperBejo selaku penggagas dan ketua Motoran Yuk 2019  usai ridding di JamboKopi , Kemang Jakarta, Sabtu (9/1).

Motoran yuk adalah sekumpulan pemuda yang hobi dengan motor dari berbagai macam tipe dari cc kecil 150cc sampai moge dari berbagai generasi, mulai dari muda sampai tua, yang didalamnya banyak beranggotakan masyarakat luas dan publik figur.

Mootoran Yuk gelar Ridding bertema #Nogaspol#Nongebut. (Foto : Fah)

“Motoran Yuk bisa disebut geng motor anak baik-baik dan bisa dilihat dari motto yang diusung yaitu “geng motor yang suka riding bareng, makan, seseruan, ngobrol asyik, silaturahim, nongkrong hepi dan yang penting Foto-foto’,”terang Jhody.

Menariknya motoran yuk ini juga adalah geng motor yang tidak pernah touring tapi sering riding. Ridingnya sendiri diadakan setiap bulan sekali dan mengitari daerah Jakarta selatan seperti Pondok Indah dan Bintaro. Setelah riding, biasanya ada sesi makan bareng, lalu perkenalan dan diakhiri sedikit tausyiah dari ustadz yang ikut riding.

Motoran YUk gelar Ridding bertema #Nogaspol#Nongebut. (Foto : Fah)

Sementara H. Deddy yang juga merupakan salah satu penggagas mengatakan bahwa ‘Motoran Yuk’ juga ingin menjauhkan stigma negatif dari masyarakat kepada geng motor itu sendiri. Oleh karena itu ‘Motoran Yuk’ ingin membuat komunitas bikers yang baik dan positif, serta bermanfaat bagi para anggota khususnya dan masyarakat umumnya.

BACA JUGA:  Edwin -Jhody Podcast Bareng Ust. Agus Hendra, Kajian Islam dan Syiarkan Agama

“Harapan Motoran Yuk kedepannya adalah dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat dan dapat menjadikan seluruh anggotanya memiliki kepribadian yang lebih baik lagi dari sekarang terutama dalam hal berkendara,”jelas Deddy.

Motoran Yuk gelar Ridding bertema #Nogaspol#Nongebut. (Foto : Fah)

Acara ‘Motoran Yuk’ yang dibalut dengan ngupi bareng dan makan bersama serta ramah tamah yang dilanjutkan dengan tausiah itu juga dihadiri oleh publik figur seperti Ibnu Jamil, Teuku Wisnu,Ricky Harun, dan lainnya.

“Bagi saya ini kali pertama dan pengalaman baru ikut ridding seperti ini, pastinya ini mengasikkan selain silaturrahmi tentunya juga banyak teman. Apalagi istri juga support banget, pagi – pagi malahan dia bangunin saya untuk ikut ridding ini,”aku Ricky Harun.

Motoran Yuk gelar Ridding bertema #Nogaspol#Nongebut. (Foto : Fah)

“Pastinya ini kegiatan yang positif , udah gitu juga yang paling penting ada sarapan gratis dan minum teh tarik pake pisang goreng,”timpal Ibnu Jamil dengan nada bercanda.Fah

Sementara Teuku Wisnu menyatakan bahwa acara Motoran Yuk ini bukanlah ajang politik baik dari kubu manapun, namun murni untuk silaturrahmi antar komunitas motor.

“Jadi kami yang jelas bukan berpolitik tapi silaturrahmi antar anak motor, kami pun tidak berpihak pada kubu siapapun , semuanya bagi kami sama. Adapun tadi yang tadi hadir salah satu kader partai itu bukanlah bicarakan politik melainkan sebagai ustadz yang memberikan tausiah,”pungkas Wisnu.Fah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *