Tmago Band Hadir Memberikan Inspirasi Yang Positif Bagi Penikmat Musik

Tmago Band , Aqraa (vokal dan gitar), Kresna (gitar), Darrel (bass), Andi (keyboard) dan Joe (drum). (Foto: Fah)

Blantika musik tanah air kembali dihadirkan dengan sekelompok anak muda yang menamakan dirinya ‘Tmago Band’. Band yang digawangi 5 pelajar SMU yakni Aqraa (vokal dan gitar), Kresna (gitar), Darrel (bass), Andi (keyboard) dan Joe (drum) ini baru saja mengeluarkan album perdananya bertajuk ‘Lemon Beach’ dengan 8 lagu andalannya yang kesemuanya bergenre alternatif. Berbeda dari lagu – lagu anak band kebanyakan dengan bahasa Indonesia, namun semua lagu lagu Tmago Band dalam bahasa Inggris yang diciptakan oleh masing – masing personil nya. Dengan berbahasa Inggris ini merupakan cara Tmago Band untuk bisa lebih baik mengekspresikan dari lagu – lagu tersebut.

Bermodalkan sebuah album EP dan single debutan berjudul What Am I ?, Tmago Band siap bereksplorasi di belantara musik tanah air. Semua lagu lagu Tmago Band bertemakan percintaan yang dialami oleh masing masing personilnya. Selain lagu What Am I ?, juga ada lagu Walls & Empty Rooms, Drain, Conversations, Last October, Retrospect, Night Sky View dan Blue You.

Aqraa – vokalis Tmago Band. (Foto:Fah)

“Untuk meraih kesan yang baik dari penikmatnya, kami hadirkan sebuah lagu dengan tema cinta, yang selalu mampu memberikan daya magis ketika bertemu dengan harmoni yang emosional,”ujar Aqraa, sang vokalis Tmago Band disela sela launcing albumnya di Melody Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (19/10).

Preskon Tmago Band di Melody Cafe , Kemang, Jakarta Selatan. (Foto:Fah)

Nama ‘Tmago’ sendiri yang terbentuk pada tahun 2016 lalu ini diambil dari bahasa Jepang yang berarti telur. Menurut salah satu personil Tmago, telur merupakan simbol dari tumbuh kembang nya sesuatu. “Karena kami ini semuanya masih duduk dibangku sekolah SMU yang masih muda dan berkembang, ya kami namakan Tmago, Selain itu juga memang kita semua juga sma telor,”ungkap Kresna, sang gitaris.

Preskon Tmago Bnad di Melody Cafe , Kemang, Jakarta Selatan. (Foto:Fah)

Band asal Tanggerang Selatan, Banten ini telah mengupayakan kesiapannya, untuk bukan sekedar meramaikan dunia musik tanah air, namun ingin menjadi pelaku industri musik yang memberikan kesan baik dan inspiratif bagi para penikmat musik dimanapun berada.

Kami terbentuk atas kemauan yang besar dan optimisme yang tinggi ke industri musik. Kami berharap kehadiran Tmago di industry musik bukan hanya pemanis atau batu loncatan. Tapi kami ada, untuk memberikan inspirasi yang positif bagi penikmat musik,”terang Aqraa.

Preskon Tamgo Band di Melody Cafe, Kemang Jakarta Selatan. (Foto:Fah)

Sementara Joe Ananda, pemilik story behind the song juga menambahkan bahwa lagu cinta mungkin banyak menjadi senjata yang diusung oleh musisi, namun menurutnya setiap lagu cinta punya emosi yang berbeda.

“Karena lagu ini berlatar belakang pada true story, cinta kami usung tentunya punya emosi yang mampu melibatkan pendengarnya. Ketika cinta tersakiti memang beda rasanya, emosi inilah yang coba dikedepankan oleh kami,”pungkas Joe.Fah

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 1