Film DreadOut, Tonggak Sejarah Bersatunya Industri Game dan Industri Film Indonesia

Peluncuran Poster dan Trailer film DreadOut di CGV Tahamrin, Jakarta. (Foto:Fah)

Rumah produksi goodhouse.id untuk kali pertama akan menghadirkan sebuah film bergenre horror karya developer Indonesia (Digital Happines) berjudul DreadOut. Film yang rencananya tayang pada 3 Januari 2019 mendatang ini merupakan film game horror mengakat kisah petualangan Linda bersama teman – temannya yang menyelamatkan diri dari serangan mahluk halus.

Wida Handoyo – Produser di Peluncuran Poster dan Trailer film DreadOut di CGV Tahamrin, Jakarta. (Foto:Fah)

“Setelah melalui proses dan perjalanan yang cukup panjang, akhirnya film DreatOut the movie siap tayang dibioskop seluruh Indonesia diawal tahun 2019 ini. Semoga film ini bukan hanya menjadi tonggak sejarah bersatunya industri game dan industri film di Indonesia tapi juga dapat diterima oleh seluruh penonton dan menjadi salah satu film box office 2019,”ujar Wida Handoyo, selaku produser disela – sela peluncuran Trailer dan Poster film DreadOut di CGV, Thamrin, Jakarta,Jum’at (30/11).

Film DreadOut berkisah tentang sekelompok siswa SMA yang berharap mendapatkan popularitas di media sosial. Sekelompok siswa SMA ini pergi ke apartemen kosong, mereka sengaja mengunjungi gedung tersebut di malam hari untuk merekam kegiatan mereka selama disana. Namun tanpa disengaja salah satu anggota kelompoknya , Linda membuka portal misterius dan membangunkan penunggu alam gaib berkebaya merah, seperti didalam gamenya  yang menyeret mereka ke dalam neraka.

Peluncuran Poster dan Trailer film DreadOut di CGV Tahamrin, Jakarta. (Foto:Fah)

Sutradara dan penulis , Kimo Stamboel mengatakan bahwa dengan peluncuran film DreadOut ini dirinya berharap akan semakin membuat penasaran tidak hanya pecinta game DreadOut namun pecinta film Indonesia, khususnya horror dan seluruh gamers di Indonesia.

“Saya merasa tersanjung sekaligus memikul beban tanggung jawab yang besar telah dipercaya oleh teman – teman creator game DreadOut dari Digital Happinessuntuk menggarap film ini. Apalagibrand dari game ini sudah sangat besar dan kuat,”ungkap Kimo. “Meski ide awal cerita yang disepakati bersama teman – teman dari Digital Happiness adalah prequel dari gamesnya, tapi kualitas, keseruan dan kengerian di film ini harus sama persis seperti gamenya,”sambungnya.

Peluncuran Poster dan Trailer film DreadOut di CGV Tahamrin, Jakarta. (Foto:Fah)

Sementara Edwin Nazir yang juga produser menerangkan bahwa film DreadOut seperti gamenya ini rencananya tidak hanya dipasarkan di dalam negeri namun akan dipasarkan secara internasional.

“Untuk itu, selain bekerjasama dengan SkyMedia (Screenplay) dan Lyto game, kami juga bekerjasama dengan CI Entertainment dari Korea. Semoga film ini tidak hanya sukses di pasar lokal tapi tapi sukses juga di pasar internasional dan menjadikan film karya anak bangsa yang dapat dibanggakan dimata dunia,”papar Edwin.

Film DreadOut dibintangi oleh sederetan aktris dan aktris muda berbakat diantaranya Caitlin Halderman, Jefry Nichol, Marsha Aruan, Irsyadillah, Susan Sameh dan Ciccio Manassero.Fah

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0