Bentuk Kepedulian Terhadap Sesama, Tim MKD Berikan Bantuan dan Motivasi Trauma Healing Bagi Korban Tsunami Banten

Temu wartawan Tim MKD di bilangan Jakarta Selatan, dari kiri -kanan : Romi Gustian – Trainer MKD Training, Jay Krhesna – Direktur MKD Training & Top Motivator Indonesia, Erwin Winarno – Trainer MKD Training. (Foto : Fah)

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Tim Manajemen Kualitas Diri (MKD) bersama dengan Tim Relawan dari AELI (Asosiasi Eksperential Learning Indonesia) dan HPI (Himpunan Pramu Wisata Indonesia) memberikan bantuan sekaligus motivasi trauma healing bagi korban bencana Tsunami yang terjadi di Tanjung Lesung dan sekitarnya, Pada hari Sabtu (5/1/2019 tim MKD bersama AELI menyambangi langsung masyarakat yang menjadi korban, di Kecamatan Sumur, Serang, Banten.

Jay Krhesna, Direktur MKD Training & Top Motivator Indonesia. (Foto : Fah)

Jay Krhesna, Direktur MKD Training & Top Motivator Indonesia mengatakan bahwa MKD dan timnya merasa terpanggil untuk ikut berbagi untuk mengurangi sedikit duka kepada para korban yang selamat. Iapun berharap dengan bantuan ini membuat mereka bisa tersenyum, dan melupakan sejenak musibah yang telah dialami.

“Kami sangat prihatin atas musibah yang dialami daerah Banten belum lama ini. Musibah ini tentunya membuat tim MKD tak tinggal diam dan merasa harus ikut membantu masyarakat di sana dengan bantuan berupa barang-barang keperluan sehari-hari,”ujar Jay Krhesna disela – sela temu wartawan.

Tim MKD saat menyalurkan bantuan musibah Tsunami Banten. (Foto : Istimewa)

Lebih lanjut Jay meyampaikan bahwa donasi yang telah di berikan kepada mereka berupa obat-obatan, makanan, selimut, perlengkapan sholat, sabun mandi, perlengkapan bayi, bumbu dapur, uang tunai dan lainnya.

“Itu semua kita kumpulkan dan kita bagikan kepada masyarakat di sana. Semoga semua yang kita lakukan ini bermanfaat dan menjadi ladang amal bagi para donator,”kata Jay.

Tim MKD saat menyalurkan bnatuan musibah Tsunami Banten . (Foto : Istimewa)

Diterangkan Jay bahwa sejauh ini memang telah ada bantuan dari pemerintah, hanya saja terkadang penyaluran bantuan masih belum optimal lantaran kabarnya tak sedikit masyarakat yang harus terbebani oleh sulitnya birokrasi.

“Paling tidak, begitu yang dirasakan oleh sebagian masyarakat di sana menurut beberapa relawan dan masyarakat yang ada di sana,”tandas Jay.

Tim MKD saat menyalurkan bnatuan musibah Tsunami Banten . (Foto : Istimewa)

Jay yang juga berprofesi sebagai aktor dan motivator ini menuturkan terjun langsung memberi bantuan bagi masyarakat yang mendapat musibah tentunya bukan baru kali ini dilakukan oleh tim MKD. Sebelumnya MKD juga telah berulangkali membantu masyarakat yang terdampak musibah di sejumlah wilayah di Tanah Air.

“Apa yang dilakukan tim kami bukan baru kali ini saja. Jauh sebelum bencana tsunami di Selat Sunda, MKD telah terjun langsung ke lokasi bencana yang terjadi di wilayah Indonesia, seperti gempa di Yogyakarta, gempa Lombok, Palu, dan Banten. Semoga apa yang kita lakukan ini menjadi amal buat kita semua,”papar Jay.

Untuk mengumpulkan donasi, MKD bekerjasama dengan banyak pihak, termasuk sekolah-sekolah yang ada di wilayah Indramayu, seperti SMK Al-Huda Wanguk, SMK Negeri Anjatan, SMP Wira Utama Patrol, SMK Hasanudin Kandanghaur, dan lainnya.

Tim MKD saat menyalurkan bnatuan musibah Tsunami Banten . (Foto : Istimewa)

“Ternyata sambutan dari banyak pihak samgat positif ketika kita ajak kerjasama. Kita berharap bantuan kita yang disampaikan langsung ke masyarakat bisa mengurangi beban mereka,”ungkap Jay.

Musibah Tsunami di Selat Sunda, Banten terdapat juga TIM MKD yang menjadi korban yang saat itu sedang menjalani tugasnya. “Kami juga merasa prihatin dan berduka karena ada 12 orang tim MKD yang ikut menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia dan yang lain luka-luka,”pungkas Jay.Fah

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0